iklan 2

Roleplay pengumpulan dan pengkajian data

Pemeran         :
1.      Pasien        : Reksa Rahman
2.      Perawat 1  : Nurwalidaeni A.
3.      Perawat 2  : Saepul basori
4.      Orang tua  : Heni Subekti
Pada suatu hari di sebuah klinik di daerah Tasikmalaya sedang mengadakan pemeriksaan gratis.
Perawat 1        : (memanggil pasien) “Mas Reksa ?”
Pasien              : “Saya sus..”
Perawat 1        : “Silahkan masuk”
            (ibu Reksa juga ikut masuk ke dalam ruang pemeriksaan)
Perawat 1        : “Silahkan duduk”(pasien dan ibu duduk)
                         “Maaf mas, saya akan menanyakan beberapa informasi. Mas bisa kan ?”
Pasien              : “Bisa sus..”
Perawat 1        : “Nama lengkap mas siapa?”
Pasien              : “Reksa Rahman”
Perawat 1        : “Berapa umurnya mas?”
Pasien              : “18 tahun”
Perawat 1        : “asal darimana?”
Pasien              : “Ciawi..”
Perawat 1        : “Status sekarang?”
Pasien              : “mahasiswa”
Perawat 1        : “Keluhan apa yang mas rasakan?”
Pasien              : “Sesak napas sus..”
Perawat 1        : “Tidurnya nyenyak ga?”
Orang tua        : “Anak saya kalau tidur suka mendengkur sambil batuk-batuk sus..”
Perawat 1        : “terasanya waktu kapan bu?”
Orang tua        : “Waktu malam hari sus.. sesak napas. Kalau bernapas suka bersuara, terus batuk-   batuk.”
Perawat1         : “durasinya ?”
Pasien              : “sekitar jam 7 malam sampai jam 11 malam baru bisa tidur.”
Perawat           : “apa yang mas lakukan ketika sesak napas datang?”
Pasien              : “Cuma istirahat sus..”
Perawat           : “apakah sebelumnya pernah terjadi?”
Pasien              : “iya sus, ini sudah yang ke sekian kalinya tapi yang sekarang sangat mengganggu.”
Perawat           : “pernah dirawat di rumah sakit sebelumnya?”
Pasien              : “belum sus..”
Perawat           : “keadaan lingkungan tempat tinggal gimana?”
Pasien              : “ya begitulah sus, rumah di tepi jalan raya..banyak debu.”
Orang tua        : “sus, ayah saya dulu pernah dirawat karena asma. Jangan-jangan anak saya tertular asma.”
Perawat           : “untuk itu sekarang, silahkan masnya berbaring dulu di sini.”
                        (pasien berbaring di ranjang)
Perawat 2        : “Permisi mas, biar saya periksa dulu..”
Pasien              : “Silahkan..”
Perawat 2        : “Coba luruskan tangannya.” (mengukur tekanan darah dan frekuensi nadi)
Perawat 2        : “maaf ya mas, saya mau memeriksa mata dan hidungnya.”
Pasien              : “iya silahkan..”
(perawat memeriksa mata, hidung pasien)
Perawat           : “Coba buka mulutnya. Julurkan lidahnya.”
(memeriksa faring).
Pasien              : “iya silahkan..”
Perawat           : ”Biar saya periksa dulu dada dan perutnya ya mas!”
  “Coba buka ketiaknya mas!” (mengukur suhu tubuh pasien)
Perawat 1        : “Mas tingkat berapa kuliahnya?”
Pasien              : “Tingkat 1 sus,baru masuk.”
Perawat 1        : “Kuliah dimana mas?”
Pasien              : “di POLTEKES TASIKMALAYA.”
Perawat 1        : “ambil jurusan apa?”
Pasien              : “jurusan keperawatan.”
Perawat 1        : “oh bagus mas,mudah-mudahan sukses ya!”
Pasien              : “iya sus,amin”
Perawat 2        : “Silahkan mas bangun!” (pasien bangun dan duduk di kursi)
Perawat 2        : “Begini bu, kemungkinan besar anak ibu mengidap asma tetapi kami belum bisa memastikan sebelum data-data yang kami dapat diserahkan ke dokter. Asma adalah penyakit yang  disebabkan karena gangguan pernafasan jadi asma bukan penyakit menular. Ini juga bisa disebabkan karena faktor keturunan juga lingkungan, banyak polusi misalnya atau kebiasaan sehari-hari yang kurang baik seperti merokok.
Perawat 1        : “Maaf sebelumnya, anak ibu suka merokok?”
 Orang tua       : “iya sus, kebiasaan anak saya suka merokok. Biasanya malam juga sering begadang.”
Perawat 2        : “Oh, untuk kedepanya awasi anak ibu jangan sampai merokok lagi, karena itu bisa mengganggu saluran pernafasannya bu..”
Orangtua         : “Iya nanti saya awasi.”
                          “Tuh nak, kamu harus berhenti merokok mulai sekarang!”
Pasien              : “Iya mah, mulai sekarang saya tidak akan merokok lagi.”
Orang tua        : “terus ini bagaimana?”
Perawat           : “silahkan ibu dan masnya menunggu dulu.”
Orang tua        : “obatnya?”
Perawat           : “obat yang menyembuhkan asma tentunya tidak ada tapi biasanya pasien diberi inhaler atau obat lainnya untuk mengurangi kesulitan nafas saat kambuh.”
Orangtua         : “kalau begitu terimakasih atas bantuanya.”
Perawat 2        : “Iya sama-sama. Semoga lekas sembuh ya..”
Pasien dan Orangtua: “Baik, permisi.”
Perawat 2        : “Silahkan..”
                               













NASKAH ROLEPLAY
PENGUMPULAN DAN PENGKAJIAN DATA



Kelompok  4
Anggota:
Heni Subekti
Nurwalidaeni Awwaliyah
Reksa Rahman
Saepul Basori


POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA

Jalan Cilolohan No. 35 Tasikmalaya

Comments

Post a Comment

Activities